Anggota ormas dan polisi menjadi korban penusukan seusai penetapan nomor urut Pilkada Palembang 2024. Polisi itu tertusuk saat hendak melerai kericuhan.
Dua orang, termasuk anggota kepolisian, menjadi korban penusukan setelah penetapan nomor urut Pilkada Palembang 2024. Motifnya adalah dendam pribadi pelaku.
Seorang pria ditangkap karena melakukan penusukan terhadap pendeta di Semarang. Korban ditusuk saat menghalangi pelaku yang berusaha bertemu putri korban.
Daini Jarjas, sopir angkot asal Bandung, membunuh istrinya Siti Oktaviani karena cemburu. Ia ditangkap setelah melarikan diri dan terancam 15 tahun penjara.
IS (48), suami yang menusuk istri dan selingkuhannya saat hendak ngamar di hotel tertangkap. Ia ditangkap saat bersembunyi di pos kamling di kecamatan Glagah.