Junta Myanmar mengkritik pernyataan ASEAN yang mengecam kekerasan militer di negara tersebut. Junta menyebut pernyataan ASEAN itu sebagai pernyataan "sepihak".
Kantor Bupati Pohuwato dibakar massa yang menuntut ganti rugi lahan ke perusahaan tambang emas. Sebanyak 40 orang diamankan terkait kericuhan tersebut.