CENTCOM yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah mengungkapkan lebih dari 50.000 tentara dikerahkan dalam serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Selat Hormuz semakin berbahaya bagi tanker minyak. Garda Revolusi Iran mengancam serangan, sementara AS siap mengawal kapal-kapal melintasi jalur strategis ini.
AS dan Iran terlibat dalam serangan intensif, mengakibatkan penipisan persenjataan. AS kekurangan rudal utama, sementara serangan balasan Iran terus berlanjut.
AS mengerahkan pesawat pengebom B-52 dalam serangan terkoordinasi terhadap Iran, menghancurkan target-target strategis dan menewaskan pejabat tinggi Teheran.
Selat Hormuz yang berada di wiayah yurisdiksi Iran berperan penting dalam pergerakan harga minyak. Ketika ditutup, harga minyak biasanya turut naik. Kenapa?