Kematian yang menimpa bocah lelaki di Tasikmalaya akibat perundungan mendapat sorotan dari legislatif. Pemerintah harus turun tangan menangani kasus ini.
Kemajuan dan pesatnya pemanfaatan internet, perlu diimbangi dengan budaya literasi. Seorang guru di Banten meningkatkan literasi siswa-guru lebih inovatif.
Hati Ti hancur karena anaknya, PH, meninggal dunia. Bocah kelas 6 SD di Tasikmalaya itu jadi korban perundungan. PH depresi, sakit, dan berujung meninggal.
Pemilik kucing oren ini harus mengelus dadanya karena batal masak. Setelah sang kucing dengan santainya buang air besar di tepung terigu yang akan dimasaknya.
Dokter RSUD Tasikmalaya mengungkap penyebab kematian bocah yang dibully setubuhi kucing. Dokter menyebut bocah SD itu didiagnosis mengalami peradangan otak.
Polisi menetapkan tiga orang menjadi tersangka atas aksi perundungan atau bullying setubuhi kucing di Tasikmalaya. Ketiga orang tersebut masih anak-anak.