Lima warga dari berbagai daerah di NTT tewas akibat tersambar petir. Kelima kasus warga tersambar petir tersebut terjadi dalam kurun dua pekan terakhir.
Seorang pria bertato warga Solokanjeruk, Kabupaten Bandung, tewas di Sukabumi. Ia diduga tewas karena terlalu banyak mengonsumsi obat antimabuk perjalanan.
Agung Tegar Jiwa Prakosa, bayi 3 bulan asal Desa Sidoharjo, Pulung, Ponorogo lahir tanpa anus. Tegar masih terus dalam pengawasan dokter di RSUD dr Harjono.