Kejadian nahas menimpa sopir truk di Lamongan. Truk tangki yang dikemudikannya oleng hingga menabrak pagar kantor polisi dan merenggut nyawa sang sopir.
Parmanto dianggap membocorkan informasi yang membuat petinggi Darul Islam tertangkap. Pada 11 Januari 1979, beberapa orang mendatangi rumahnya dan menembaknya.
Truk yang menabrak Mapolsek Ngimbang Lamongan akhirnya dievakuasi. Proses evakuasi kecelakaan yang menewaskan sang sopir ini memakan waktu kurang lebih 2 jam.