Presiden Prabowo Subianto melakukan efisiensi anggaran besar-besaran di awal pemerintahannya, mulai tak memberi BBM gratis, hingga peniadaan mobil jemputan.
KY mengaku tidak bisa melakukan seleksi calon Hakim Agung imbas anggaran dipotong. Legislator mengatakan sungguh ironis jika KY tak bisa menjalankan tugasnya.