Kekalahan memalukan dalam pertempuran melawan pemberontak bersenjata membuat pemimpin junta, Min Aung Hlaing, dihujani banyak kritikan dari tokoh pro-militer.
PDIP Blora mengkomplain simulasi pemungutan dan penghitungan suara pemilu yang digelar KPU Blora karena pakai contoh surat suara yang menampilkan 4 paslon.