Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam "Aliansi Rakyat NTB Menggugat" menolak audiensi bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB Hj. Isvie Rupaeda.
Pemerintah melihat urgensi memperkuat program perlindungan sosial kepada masyarakat tak mampu di tengah turbulensi geopolitik dunia saat ini semakin tinggi.