Ekskavator dan alat berat telah dikerahkan untuk mencari 26 korban longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara.
Pakar geologi ITS Prof Amien mengingatkan pentingnya kajian tanah retak di Madiun untuk mencegah longsor. Retakan mencapai 10 cm dan 500 meter panjangnya.
Pembangunan 27 unit hunian sementara di Desa Ngrandu, Trenggalek, mencapai 45%. Diharapkan selesai 20 Oktober untuk relokasi korban bencana tanah gerak.
Masalah tanah gerak di Desa Sembawa, Banjarnegara, mengancam 14 rumah warga. Warga khawatir saat hujan, sementara kepala desa berharap penanganan segera.
BPBD Trenggalek mencatat 58 bencana alam dalam 12 hari, termasuk banjir dan longsor, yang mengakibatkan 7 korban jiwa. Upaya penanggulangan terus dilakukan.