Wamenkeu Thomas Djiwandono melaporkan pembiayaan anggaran hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp 744 triliun, di antaranya adalah pembiayaan utang 736,3 triliun.
Kelas menengah terjepit oleh tekanan ekonomi, dengan meningkatnya pinjaman online dan pengeluaran untuk kebutuhan pokok. Banyak yang terpaksa gadaikan barang.