Seelum mendirikan Nahdlatul Ulama (NU) pada 1926, KH Hasyim Asy'ari mendapatkan tongkat dari gurunya. Tongkat ini disimbolkan sebagai restu pendirian NU.
Jenazah Polo Srimulat akhirnya pulang ke kampung halamannya, Madiun pukul 09.00 WIB. Rencananya jenazah Polo akan dimakamkan dekat makam kedua orangtuanya.