Sebanyak 753 jiwa meninggal dunia dan 650 jiwa dinyatakan hilang pada penanganan darurat banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Polres Mojokerto membantu penanganan banjir di Desa Tempuran dan Ngingasrembyong. Mereka mengevakuasi warga, membersihkan sungai, hingga layanan kesehatan.