Gilang Widya Pramana mundur sebagai Presiden Arema FC pada, Sabtu (29/10/2022). Cabutnya Juragan 99 dinilai menjadi kekecewaan buat Aremania suporter setia tim.
Koordinator SOS, Akmal Marhali menyebut Iwan Budianto harus tanggung jawab dalam Tragedi Kanjuruhan dari pihak Arema FC. Iwan merupakan pemilik saham mayoritas.