Yakni ancaman dari luar karena ada dinamika global dan regional. Selain itu juga ancaman dari dalam negeri yang timbul karena adanya perbedaan pada unsur SARA.
Mendikbudristek Nadiem Makarim janji setop UKT yang tak masuk akal. Dirjen Diktiristek Abdul Haris sebut hanya 3,7% mahasiswa yang masuk kelompok UKT tinggi.