Kecelakaan maut truk dan bus rombongan peziarah di Tol Dupak arah Waru KM 4.100 menewaskan 3 orang dan korban luka. Rerata para korban mengalami luka di kepala.
Kecelakaan maut di Tol Dupak KM 4.100 dipicu seorang penumpang bus merebut kemudi sopir. Penumpang diketahui bernama Burniat (51). Burniat diduga depresi.
Burniat (51), penumpang bus yang merebut kemudi hingga menabrak truk di Tol Dupak turut tewas. Korban salah satu dari 3 orang yang tewas kecelakaan maut.
Tabrakan maut truk dan bus di Tol Dupak-Waru Km 4.100 menewaskan tiga orang. Dugaan sementara kecelakaan berawal dari seorang penumpang bus merebut kemudi.
Kecelakaan maut truk dan bus di Tol Dupak-Waru Km 4.100 menewaskan tiga orang dan 6 penumpang bus luka. Kecelakaan terjadi karena penumpang bus merebut kemudi.
Sejak remaja dia memilih jalan hidup sebagai pejuang. Di usia 15 tahun, dia melawan VOC dalam Geger Pacinan. RM Said namanya, pendiri dinasti Mangkunegaran.
Setelah Perjanjian Giyanti, Pangeran Sambernyowo dalam posisi terjepit. Dia berdiri sendiri menghadapi VOC, PB III, dan HB I hingga terjadi Perjanjian Salatiga.