Kita tidak hanya memikirkan esensi merdeka belajar, tapi juga pendidikan yang memerdekaan, terutama pendidikan yang setara bagi yang lemah, yang tak berdaya.
Banyak kampus masih berkutat pada pendefinisian bentuk dan kategori kekerasan seksual, tanpa menempatkan urgensi penanganan dan pencegahan sebagai prioritas.
Masih ada tantangan kualitas pendidikan dan produktivitas yang harus ditingkatkan sehingga Indonesia mendapatkan keuntungan dari keunggulan demografis.