Polisi masih menyelidiki kasus percekcokan pemobil berpistol dengan pemotor di Jakarta Selatan. Polisi kini melacak pelat nomor mobil yang dibawa pelaku.
Ahli balistik, Arif Sumirat, menyatakan peluru yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir N Yosua Hutabarat berasal dari dua pistol.
Ahli balistik mengungkapkan, peluru di TKP pembunuhan Brigadir Yosua berasal dari dua pistol, juga terdapat serpihan peluru di jaringan otak Brigadir Yosua
Francisco Antonio Laureana atau dikenal Laureana adalah pembunuh berantai asal Argentina yang telah membunuh dan memperkosa 15 wanita tiap Rabu dan Kamis.