Sejoli siswa SMP, N (16) dan M (15), di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), dinikahkan karena takut adanya perzinaan. KPAI menyayangkan pernikahan ini.
Mempelai pria dari pernikahan bocah di Wajo mengaku sejak awal ingin segera menikahi kekasihnya, NSS (16). Dia tak ingin didahului atau ditikung orang lain.