Keberadaan Femas Yani Arianto (22), pemuda Madiun yang kabur dari rombongan tur di Korea Selatan mulai menemukan titik terang. Ia sempat terdeteksi di masjid.
Pergerakan kendaraan di Jabar pasca Idul Fitri masih tinggi, terutama menuju kawasan wisata. Kepadatan terjadi di titik-titik krusial, namun lalin terkendali.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membekukan izin proyek BRT karena kualitas pengerjaan yang buruk. Dinas Perhubungan minta perbaikan sebelum melanjutkan.
Femas, peserta tur asal Madiun, diduga kabur di Korea Selatan. Terakhir terdeteksi di Masjid Ansan. Proses penjemputan harus melalui otoritas setempat.