Arus mudik Lebaran mulai terasa di berbagai jalur utama Jawa Barat. Sejak akhir pekan lalu, ribuan kendaraan terlihat mengalir keluar dari Bandung menuju wilayah timur Jawa Barat hingga Jawa Tengah.
Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, jalur utama yang menjadi favorit pemudik perlahan dipadati kendaraan pribadi, bus antarkota, hingga sepeda motor yang menuju pulang kampung.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar mengatakan secara umum arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih terpantau terkendali meski volume kendaraan terus meningkat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu menandai dimulainya puncak arus mudik Lebaran 2026 secara bertahap namun tetap terkendali," kata Dhani, Senin (16/3/2026).
Jalur Nagreg Mulai Padat
Salah satu jalur yang mulai menunjukkan peningkatan signifikan adalah kawasan Nagreg, jalur arteri yang menjadi pintu utama menuju wilayah timur Jawa Barat.
Menurut Dhani, sekitar 16.000 kendaraan tercatat melintas menuju arah timur. Arus kendaraan tersebut didominasi oleh pemudik yang membawa barang tambahan dari luar wilayah Bandung Raya.
Lonjakan kendaraan ini menandakan arus mudik mulai bergerak secara bertahap menuju puncaknya yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran.
Penumpang Terminal Ikut Naik
Selain jalur jalan raya, peningkatan mobilitas juga terlihat di simpul transportasi darat. Di terminal bus, jumlah penumpang mulai mengalami kenaikan.
Dhani menjelaskan, di Terminal Tipe A tercatat 20.633 penumpang pada 13 Maret 2026. Angka tersebut meningkat 2.990 penumpang atau sekitar 16,95 persen dibanding hari sebelumnya.
"Kemudian pada Terminal Tipe B jumlah total penumpang di hari yang sama sebesar 9.511 penumpang, adanya kenaikan penumpang dengan jumlah 71 penumpang dari tanggal sebelumnya sebesar 1,5 persen," ucapnya.
Tol Cipularang hingga Padaleunyi Ikut Meningkat
Lonjakan kendaraan juga terlihat di sejumlah ruas jalan tol. Di Tol Bocimi, total kendaraan yang masuk mencapai 25.668 kendaraan, sementara yang keluar mencapai 25.743 kendaraan.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan 5,65 persen dibandingkan hari sebelumnya untuk kendaraan masuk, dan 4,24 persen untuk kendaraan keluar.
Sementara di Tol Cipularang, tercatat 54.759 kendaraan masuk dan 52.456 kendaraan keluar. Jumlah tersebut meningkat 20,65 persen dibandingkan hari sebelumnya.
"Ruas Jalan Tol Cipularang, total kendaraan yang masuk dan keluar pada hari yang sama sebanyak 54.759 kendaraan dan 52.456 kendaraan, mengalami peningkatan sebesar 20,65 persen atau 45.404 kendaraan," kata Dhani.
Adapun di Tol Padaleunyi, volume kendaraan juga mengalami kenaikan. Sebanyak 190.324 kendaraan tercatat masuk tol dan 202.852 kendaraan keluar dari ruas tersebut.
"Keluar melewati ruas tol padaleunyi mengalami peningkatan sebesar 6,94 persen atau 189.684 kendaraan atau dibandingkan hari sebelumnya," ujarnya.
Aktivitas Bandara Masih Sepi
Berbeda dengan jalur darat, aktivitas penerbangan di beberapa bandara Jawa Barat masih relatif sepi. Di Bandar Udara Nusawiru, Pangandaran tercatat hanya 26 penumpang, turun delapan orang dibanding hari sebelumnya.
"Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, jumlah total 44 penumpang dan pada hari sebelumnya tidak ada penerbangan. Sedangkan pada Bandara BIJB Kertajati tidak terdapat penerbangan," kata Dhani.
(bba/yum)










































