Pandemi COVID-19 tak menghalangi Dimas Sandi Ironi (65) untuk memproduksi topeng barongsai. Sekalipun sepi dari tanggapan, produksi barongsai tetap dilakukan.
Isu sampah plastik ternyata juga menarik perhatian Aktivis Lingkungan cilik berusia 14 tahun, Aeshnina Azzahra. Terlebih ada banyak sampah plastik impor.