Sebagai seorang akademisi, Syekh Al-Tayeb niscaya sangat mengapresiasi para ahl al-'ilmi yang dilahirkan dari rahim bumi Nusantara, yakni para ulama masa silam.
Bayi yang diperkirakan baru lahir tiga jam ditemukan di semak-semak perkebunan teh di Simalungun. Bayi itu meninggal di rumah sakit pada malam harinya.