Kasus bully itu disebut terjadi sekitar 7 tahun yang lalu saat si kakak bersekolah di madrasah tersebut. Anak itu juga mengaku keluar dari MI karena dibully.
Pemkot Mataram melarang pelajar dan santri membawa handphone ke sekolah. Kebijakan ini bertujuan mengurangi dampak negatif penggunaan HP di kalangan siswa.
Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo, mengungkapkan kebutuhan tenda bagi pengungsi gempa. Lebih dari 24.000 orang mengungsi, distribusi bantuan sedang dilakukan.
BN (11) kakak kandung korban dugaan pembunuhan dan pemerkosaan di Banyuwangi akhirnya masuk sekolah. Ia diketahui tak masuk sekolah 2 bulan karena trauma.