Ahmed, usia 3 tahun, awalnya kehilangan ayah, ibu dan saudara-saudara kandungnya. Di tempat pengungsian, dia selamat dari kematian, tapi kehilangan dua kakinya.
Empat orang pria ditetapkan sebagai tersangka buntut kericuhan yang terjadi saat pertandingan Liga 3 zona Papua antara Persido Dogiyai kontra Biak United.