Polisi memasang barrier hingga menyiapkan kawat berduri di jalan akses menuju belakang gedung DPRD Jateng jelang demo yang akan digelar massa siang ini.
Seratusan mahasiswa dari Cipayung Plus dan BEM demo di DPRD Asahan, menduduki ruang rapat paripurna untuk menuntut pernyataan sikap terkait putusan MK.
Aksi unjuk rasa mahasiswa Trenggalek saat pelantikan anggota DPRD diwarnai hilangnya akses internet. Kondisi itu disesalkan oleh pendemo maupun jurnalis.
Hingga pagi ini pihak kepolisian masih mengamankan 32 orang peserta aksi yang berujung ricuh di depan Balai Kota Semarang. 22 di antaranya merupakan pelajar.