Dualisme di Keraton Solo muncul kembali dengan penobatan KGPH Mangkubumi sebagai Paku Buwono XIV. Tanggapan beragam dari kerabat menandai ketegangan ini.
Kereta Ki Jurumudi di Keraton Kacirebonan dirawat dengan metode tradisional. Pusaka bersejarah ini melestarikan budaya dan digunakan dalam acara khusus.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melayat Raja Kasunanan Solo Paku Buwono XIII di Keraton Solo. Ada sesi pertemuan tertutup dengan keluarga Keraton Solo.
Latihan gamelan untuk iringan tarian sakral Bedhaya Ketawang tetap dilaksanakan meski jenazah Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII masih disemayamkan.