KPK mengungkapkan ada sekitar 400 biro perjalanan haji terlibat dalam kasus pengurusan kuota haji tambahan untuk pelaksanaan ibadah haji tahun 2023-2024.
KPK memeriksa travel haji di Jatim terkait dugaan korupsi kuota haji 2024. Kerugian negara diperkirakan lebih dari Rp 1 triliun. Penyidikan masih berlanjut.