Massa dari HMI Lubuklinggau dan masyarakat umum menggelar unjuk rasa di Pemkot Lubuklinggau terkait angkutan truk batu bara yang kerap melintas di jalan umum.
Kericuhan terjadi saat pleno penetapan paslon gubernur Papua Barat Daya. Massa protes karena paslon bukan Orang Asli Papua, polisi amankan beberapa tersangka.