Menteri Zulkifli Hasan menyatakan Indonesia siap ekspor beras, namun prioritasnya adalah memperkuat cadangan dalam negeri sebelum merespons kebutuhan mendesak.
Pertamina Patra Niaga salurkan bantuan untuk penyintas banjir dan longsor di Sumatra, termasuk akses LPG dan logistik penting, demi pemulihan masyarakat.
Pakar Ekonomi UI, Ninasapti, menyatakan Indonesia capai swasembada beras 34,77 juta ton pada 2025. Penutupan impor beras guncang pasar global dan turunkan harga
Dittipideksus Bareskrim Polri menyita 58,9 ton beras dari anak perusahaan Wilmar Group, PT Padi Indonesia Maju (PIM), terkait kasus pengoplosan beras premium.