Di masa tuanya, Mbah Landep harus menjadi penopang bagi keluarganya. Sehari-hari, Mbah Landep bekerja sebagai buruh tani serabutan dan menjual temulawak.
Tak ada jejak bangunan yang tersisa di Kampung Siluman, tapi masyarakat sekitar mempercayai ada 2 makam sebagai bukti keberadaan kampung itu. Ini penampakannya.
Tumpukan sampah berserakan di sekitar perairan Kota Tidore Kepulauan. Namun Pemkot Tidore Kepulauan justru saling lempar tanggung jawab mengenai masalah itu.