Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menegaskan NU sudah pernah memutuskan untuk menjaga jarak dengan partai politik (parpol).
Nahdlatul Ulama (NU) akan merayakan Hari Lahir (Harlah) di akhir Januari 2024. Puncak perayaan akan digelar di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta.
Rais Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar mengingatkan jemaah Muslimat NU agar tidak menghina Presiden dan Wakil Presiden. Menghina pemimpin dilarang oleh agama Islam.
Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar mengajak massa Muslimat NU menghormati pemimpin. Bila rakyat merasa pemimpinnya kurang baik, maka rakyat harus sabar.