Nasib pahit dialami raksasa tekstil Sritex di awal 2025. Perusahaan yang berlokasi di Sukoharjo, Jawa Tengah ini resmi menutup total pabriknya Sabtu 1 Maret.
Rapat kreditur PT Sritex di Semarang memutuskan perusahaan insolvensi. 12 ribu karyawan kehilangan pekerjaan, dan harta pailit akan dilelang untuk bayar utang.
PT Sritex melakukan PHK massal usai perusahaan itu dinyatakan pailit. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyiapkan langkah untuk meredam imbas PHK massal itu.
Bos PT Sritex, Iwan Setiawan dan Wawan, mengucapkan perpisahan emosional kepada karyawan. Mereka berpesan untuk tetap semangat meski perusahaan pailit.