Ada beberapa judul buku sastra dalam Sastra Masuk Kurikulum dikritik karena mengandung cabul-kekerasan. Kemdikburistek menarik dan merevisi rekomendasi buku.
Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah meminta menarik buku 'Panduan Penggunaan Rekomendasi Buku Sastra' dari peredaran karena berisi konten kekerasan dan seksual.