"Karena memang banyak dicari orang. Begitu juga penjelasan ketua RT setempat yang menyampaikan yang nyari, dari kepolisian juga banyak," ujar AKP Eko Haryanto.
Bukannya liburan, 10 warga negara (WN) China malah jualan token listrik dan alat rumah tangga lainnya di Bali. Mereka pun harus berurusan dengan Imigrasi.