Kematian anak harimau Benggala milik Alshad Ahmad menuai sorotan publik. Apalagi, Alshad mengaku selama memelihara harimau, sudah tujuh ekor anak harimau mati.
Alshad Ahmad akhirnya buka suara soal penyebab kematian bayi harimau benggala miliknya. Dia menegaskan bahwa penyebab kematian bayi itu bukan karena virus.
Kematian harimau Benggala milik Alshad Ahmad dapat menimbulkan konsekuensi besar bagi dunia konservasi satwa. Kasus ini dapat mencoreng nama Indonesia.