Australia mencatat kerugian tertinggi di dunia akibat judi. Lembaga Grattan Institute menyerukan pemerintah Australia untuk melawan "kepentingan pribadi".
Kepala BNN RI Komjen Marthinus Huko mengungkap telah menyita 112 ribu gr sabu, 806 ribu gr ganja, 457 gr ganja sintetik, 11 ribu ekstasi pada April-Juni 2024.