Setelah terjadi gempa, jangan buru-buru masuk dan beraktivitas di dalam rumah. Penghuni rumah perlu memastikan kondisi bangunan aman.
Guncangan gempa membuat bangunan bergerak dari posisi yang semestinya. Jika konstruksi dan penyangganya tidak tahan getaran, rumah itu bisa rusak dan ambruk.
Oleh karena itu, penghuni perlu memastikan bangunan aman usai gempa mereda dan situasi aman. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Struktur Penopang Rumah
Direktur Mortar Indonesia sekaligus praktisi konstruksi Taufiq Hidayat menyarankan untuk memperhatikan bentuk rumah dari depan atau jarak jauh sebelum masuk rumah. Cek kalau ada kerusakan atau kemiringan pada bagian penopang rumah, seperti tiang, kolom, dan beton.
2. Interior
Masuk dan cek interior rumah kalau bagian luar tampak aman. Perhatikan kalau ada retakan pada dinding, atap, hingga lantai.
"Retak biasa itu, kalau retak yang tidak menyebabkan komponen strukturnya atau bangunannya itu geser, pindah tempat," kata Taufiq kepada detikcom beberapa waktu lalu.
Jika ada retak halus, kemungkinan tidak terjadi kerusakan struktur. Kerusakan tersebut masih terbilang aman.
Berbeda halnya dengan kerusakan struktural, lokasi retak ada di sudut-sudut rumah.
"Nah, menopang bangunan itu biasanya tiang. Tiang itu biasanya ada di sudut-sudut ruangan. Sudut ruangan tuh yang misalnya dinding ketemu di sudutan dinding," ujarnya.
3. Kelistrikan
Jangan asal menyentuh atau menyalakan benda yang tersambung aliran listrik. Jika menemukan tanda-tanda tidak normal pada instalasi atau kelistrikan rumah, segera laporkan kepada PLN.
Sebaiknya pastikan dulu kalau ada pemadaman listrik, lalu amankan benda elektronik yang masih tersambung ke stopkontak. Tunggu sampai listrik kembali menyala.
4. Cek Pipa dan Gas
Kemudian, cek pipa air, pipa gas, atau gas yang ada di dapur. Kerusakan pada area tersebut tidak bisa dilihat secara kasat mata karena lokasinya di bawah tanah. Jadi caranya bisa dengan mengecek ada kebocoran.
Tanda kebocoran air, seperti ada area yang tiba-tiba basah atau air cepat habis. Lalu, kalau ada pipa gas yang rusak, akan tercium bau menyengat.
"Tanda pipa, misalnya pipa air yang bocor, ada rembesan air di dinding, wah ini bocor nih. Karena dindingnya bergeser, dindingnya retak, pipanya kan ada sambungan-sambungan tuh. Itu bisa alami kerusakan juga," tuturnya.
Kalau rumah aman, tetapi kedua saluran bawah tanah ini muncul tanda-tanda aneh, segera hubungi ahli untuk mengecek dan memperbaikinya.
Itulah tips beberapa hal yang perlu periksa setelah rumah diguncang gempa. Semoga bermanfaat.
(dhw/dhw)