Jakarta - Peneliti mengemukakan studi bahwa gedung pencakar langit pertama di dunia bisa saja sudah ada 2.800 tahun lalu. Bangunan itu istana kuno di Yeha, Ethiopia.
Foto Properti
Sisa Bangunan 2.800 Tahun yang Diduga Gedung Pencakar Langit Pertama di Dunia
Ada sisa struktur mirip istana di Yeha, Etiopia. Bangunan ini sudah ada sejak 800 SM atau sekiar 2.800 tahun lalu. Foto: Drieschner, M., & Schnelle, M., Heritage (2026)
Istana itu dibangun dari batu puing fonolit dan mortar tanah liat. Lalu, struktur itu diperkuat dengan lapisan balok kayu. Foto: Drieschner, M., & Schnelle, M., Heritage (2026)
Ini penampakan konstruksi dinding Grat Be'al Gibri. Susunan balok kayu di sini terbilang unik. Foto: Drieschner, M., & Schnelle, M., Heritage (2026)
Seperti ilustrasi ini, potongan dinding yang berisi susunan balok. Beda dari rumah kita, balok-balik ini disusun secara horizontal, lho.
Foto: artefacts-berlin.de/Heritage
Beda dari rumah pada umumnya, konstruksi istana ini kokoh. Dinding lantai dasar memiliki ketebalan sekitar 1,9 meter, sedangkan dinding podium fondasi mencapai sekitar 2,2 meter. Teknik tersebut membuat dinding-dinding bangunan mempunyai cadangan struktural yang cukup besar. Foto: artefacts-berlin.de/Heritage
Peneliti pun membuat model virtual bangunan berupa bangunaan 8 tingkat tersebut. Namun, hasil studi menjunjukkan bahwa rekonstruksi delapan lantai ini sebenarnya masih punya kekuatan untuk menahan lebih banyak lantai, bahkan sampai 16 tingkat. Foto: artefacts-berlin.de/Heritage
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
