Memasuki tahun ajaran baru, banyak mahasiswa yang mulai mencari kos-kosan di dekat kampus. Umumnya mereka adalah mahasiswa yang rumahnya jauh dari kampus.
Mencari kos-kosan lebih baik harus datang langsung ke lokasi. Menengok dari satu pintu ke pintu yang lain. Dengan begitu calon penghuni nggak akan tertipu dengan foto kamar dan deskripsi yang tertera di internet.
Dari banyaknya kosan yang ada di sekitar kampus, ada cara cepat untuk mendapatkan yang paling cocok. Menurut pengamat properti sekaligus Direktur Global Asset Management Steve Sudijanto berikut kriterianya.
1. Lokasi Tidak Lebih dari 3 Km
Steve menyarankan untuk mencari kos-kosan yang jaraknya ke kampus maksimal 3 km jauhnya. Jika mendapat di bawah 1 km dari kampus tentu jauh lebih bagus.
Ketika kuliah, mahasiswa pasti lebih banyak berada di luar kosan dan jam pulangnya tidak menentu. Mengingat tinggal sendirian, lebih baik lokasinya mudah untuk dijangkau.
2. Hindari Kosan Campur
Saat ini ada beberapa jenis kos-kosan. Ada kos-kosan khusus penghuni perempuan, laki-laki, dan campur. Steve mengingatkan agar memilih yang sesuai gender, jangan yang campur karena jauh lebih aman.
Lokasi kos-kosan juga usahakan cari yang aman dan selalu ramai dilalui oleh pengendara sehingga tenang ketika harus pulang larut atau berangkat pagi.
3. Cek Parkiran Mobil
Bagi yang membawa mobil ke kosan, pastikan di sana tersedia parkiran khusus mobil. Sebab banyak kos-kosan zaman sekarang yang halamannya sempit, bahkan motor saja tidak muat. Jadi pastikan jika membawa mobil ada alternatif tempat parkirnya.
"Kita harus bertanya ke pemilik kos apakah tersedia parkiran untuk mobil Itu. Terus yang berikutnya kalau memang ada, berapa biayanya (parkir)," kata Steve kepada detikcom pada Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Repot Ngurus Rumah, Bernadya Pilih Ngekos |
4. Sesuaikan dengan Anggaran
Kemudian, sesuaikan biaya yang dimiliki dengan kos-kosan. Faktor ini sangat penting demi kelancaran pembayaran beberapa bulan ke depan.
Tanya juga apakah biaya sewa bulanan sudah termasuk uang listrik atau air. Hal ini penting karena lebih baik memang yang biaya listrik sudah termasuk.
"Anggarannya berapa? Terus yang berikutnya, apakah sudah termasuk listrik atau belum. Sebetulnya dulu itu ada fasilitas cuci dan setrika. Tapi sekarang sudah nggak ada karena cuci dan setrika itu sudah diambil alih oleh laundry kiloan," ujarnya.
5. Ventilasi
Hal lain yang terpenting adalah kondisi kamar. Pastikan ruangan tersebut memiliki ventilasi. Meskipun ukurannya hanya sepetak sekalipun jangan sampai sirkulasi udaranya buruk.
Risikonya bisa berbahaya jika hidup di ruangan minim ventilasi. Salah satunya ruangan jadi mudah lembap dan tumbuh banyak jamur.
"Hindari tempat kos yang dindingnya lembab dan berjamur. Itu tidak bagus untuk paru-paru. Terus kedua, airnya tidak baik. Jadi dicek tuh kondisi air kamar mandinya itu bagus atau tidak. Kalau tidak bagus, ya jangan, karena pengaruhnya ke kesehatan," terangnya.
6. Pantry
Terakhir, cari kos-kosan yang memiliki dapur umum atau pantry. Sebagai anak kos pasti ingin memasak makanan sendiri. Apalagi jika lapar di akhir bulan dan hanya ingin memakan mie. Lebih efektif memasak sendiri di dapur.
Itulah beberapa tips memilih kos-kosan yang tepat, semoga membantu.
Simak Video "Video: Penembakan di Kampus Virginia AS, 2 Orang Luka-Pelaku Tewas"
(aqi/ilf)