Kitchen set banyak dipilih sebagai tempat penyimpanan di dapur karena tidak makan banyak ruang. Penempatannya bisa menggantung di atas atau di sela bawah meja kompor.
Meskipun begitu, detikers perlu tahu ada bahaya yang mengintai dari pemasangan kitchen set terutama yang menggantung. Sudah banyak kejadian, lemari penyimpanan atas ini tiba-tiba ambruk atau bahkan terbelah. Hal ini sangat berbahaya apalagi jika ketika kejadian ada orang di sana.
Menurut Direktur Utama Lembaga Sertifikasi Profesi Desain Interior Indonesia (LSPDII) Rohadi Sumardi masalah utama kitchen set ambruk ini bukan karena material yang digunakan, tetapi dari pemasangan yang tidak tepat.
Rohadi mengatakan seharusnya kitchen set bagian atas dipasang dengan baut yang membuat badan lemari tersebut menempel pada dinding. Namun, banyak ditemukan justru kitchen set tersebut hanya ditopang dengan kayu yang membentuk sudut sehingga sangat berisiko terjatuh.
"Sebenarnya kitchen set itu harusnya pakai dibaut di atasnya. Kalau di atasnya dibaut dengan dinding, tapi untuk yang sekarang ini, tukang-tukang itu untuk lebih mudahnya cuma dicantolin. Cantolannya dari kayu. Kayu dimiringin, ditempel di tembok," ungkap Rohadi kepada detikcom pada Selasa (14/7/2026).
Salah satu alasan pemasangan baut tidak diterapkan pada beberapa kitchen set karena kekuatan dinding yang tidak mendukung. Meskipun dinding tampak keras, tidak semuanya bisa mencekram baut. Biasanya dinding tersebut dibangun dengan batako dan hebel.
"Hebel ini kan pasir laut kuarsa yang dipress. Tapi kalau sekarang ini orang kan akhirnya dari batu karang yang dihancurin, dilembutin, akhirnya jadi enteng kan (massa hebel). Nah, itu pun hampir sama tapi masih lumayan daripada batako karena batako banyak rongganya, (terbuat dari) pasir batu cuma dikasih semen. Batako ini kan nggak bisa dipasangi baut di situ," kata Rohadi.
Ia menyarankan jika ingin memasang kitchen set dengan pengaman baut, pastikan dinding terdiri dari batu bata atau bata merah. Sebab, struktur bata jauh lebih kuat ketika ditancap baut.
"Nah, sebenarnya yang paling bagus itu bata merah. Tapi kan tidak semua pakai bata merah. Pemasangan lama, harganya mahal, butuh materialnya banyak," lanjutnya.
Selain soal pemasangan dan kualitas dinding, penyebab kitchen set ambruk itu adalah beban di dalam lemari. Rohadi mengatakan seharusnya bagian kitchen set area atas hanya diisi dengan benda ringan, seperti bumbu, tisu, gelas dan piring. Namun, pada kenyataannya ada yang meletakkan wajan besar dan rice cooker tak terpakai. Alhasil penyangganya tidak kuat.
Lalu, perihal material kitchen set, Rohadi menyampaikan tidak begitu mempengaruhi. Namun, jika area dapur ada riwayat lembap dan mudah ditumbuhi jamur sebaiknya menghindari bahan yang mudah berjamur, seperti kayu.
"Material sama saja. Sekarang yang harus dilihat adalah penggantung dan media yang digantung. Temboknya kalau rapuh mau dibor kayak apa sama saja. Jadi material hanya life time, tapi kalau kekuatan cantolannya," tegasnya.
Itulah penjelasan mengenai penyebab kitchen set bisa ambruk, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
Simak Video "Video: Venezuela Bikin Sistem Lampu Lalu Lintas Kelayakan Rumah Imbas Gempa "
(aqi/dhw)