×
Ad

Heboh Apartemen di Monako Dibom, Diduga Targetnya Taipan Properti Ukraina

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 03 Jul 2026 15:02 WIB
Foto: CNN
Jakarta -

Kejadian mengejutkan terjadi di Monako pada Senin (29/6/2026). Sebuah bom yang disimpan dalam paket yang diletakkan di lobby apartemen mewah meledak.

Hingga saat ini motif ledakan tersebut masih diselidiki, tetapi dilansir dari CNN pihak berwenang mengatakan kasus tersebut sebagai percobaan pembunuhan, bukan serangan teroris.

Pihak berwenang juga tengah memburu pelaku yang menurut dugaan bukan warga Monako dan seorang perempuan.

Bom tersebut melukai 3 orang, salah satunya adalah taipan properti keturunan Ukraina, Vadym Yermolaiev, yang juga diduga sebagai target pelaku. Korban lainnya adalah seorang perempuan yang identitasnya tidak diungkap dan anak-anak. Perempuan tersebut dikonfirmasi bukan istri Vadym Yermolaiev.

Apartemen yang jadi lokasi pengeboman merupakan rumah pribadi Vadym Yermolaiev selama tinggal di Monako. Apartemen bernama Sun Palace ini berada di dekat perbatasan Monako dengan Prancis.

Apartemen Vadym Yermolaiev, lokasi kejadian ledakan bom Foto: EPA via BBC

Kondisi apartemen Sun Palace dari luar setelah ledakan tidak mengalami kerusakan berat. Namun, dari pintu masuk utamanya berserakan banyak puing-puing dan bebatuan yang terlempar dari dalam. Pintu masuk utama apartemen tersebut juga rusak. Di sekitarnya telah dipasang garis polisi dan terpal putih untuk menutupi puing-puing yang berserakan.

Media lokal mengatakan salah satu korban mengalami cedera tidak terlalu parah, tetapi dua korban lainnya belum terungkap kondisinya dan belum bisa diinterograsi oleh polisi.

Siapa Sosok Vadym Yermolaiev?

Yermolaiev dulunya adalah warga Ukraina dan telah melepas status kewarganegaraannya pada 2019. Menurut dokumen setempat, ia sudah menjadi warga negara Siprus, meskipun hingga kini berdomisili di Monako.

Kerajaan bisnisnya dibangun dari kota Dnipro, Ukraina tenggara, selama masa-masa kacau pasca-Soviet. Ia disebut sebagai salah satu orang yang terlibat dalam pengembangan kota tersebut. Sebelum perang, Dnipro dikenal sebagai kawasan tempat tinggal orang kelas atas di Ukraina. Kota ini juga terkenal karena komunitas Yahudinya yang berkembang pesat.

Saat ini, ia fokus pada bisnis properti. Ia berafiliasi dengan Alef Group, sebuah perusahaan komersial dan industri yang didirikan pada tahun 1997. Perusahaan ini bergerak di bidang real estat, manufaktur, agribisnis, produksi alkohol, dan perdagangan.

Total kekayaannya tidak diketahui secara pasti. Namun, perkiraannya antara US$ 173 juta hingga lebih dari US $800 juta atau setara Rp 3,1-14 triliun (kurs Rp 17.956). Ia juga pernah termasuk dalam salah satu orang Ukraina terkaya menurut Forbes pada saat itu.

Serangan yang menimpa Vadym Yermolaiev merupakan kejadian tak biasa karena Monako memiliki reputasi sebagai negara yang eksklusif dan minim kasus kriminal. Menteri Negara Monako, Christophe Mirmand, mengatakan serangan semacam ini belum pernah terjadi di sana sebelumnya.



Simak Video "Video: Detik-detik Ledakan Diduga Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor"

(aqi/zlf)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork