Bantal punya fungsi penting agar tidur terasa lebih nyenyak dan nyaman. Dengan begitu, leher kepala tidak akan terasa sakit karena langsung bersentuhan dengan kasur.
Sering penggunaan, bantal biasanya mulai kempes dan kurang nyaman dipakai untuk tidur. Bantal juga mudah kotor akibat terlalu lama digunakan dan tidak pernah dicuci.
Ternyata, bantal juga memiliki usia pakai dan harus diganti secara berkala. Namun masih banyak orang yang nggak tahu dan tetap menggunakan bantal selagi terasa nyaman.
Lalu, kapan waktu yang tepat mengganti bantal? Simak juga tanda-tanda bantal sudah harus diganti dalam artikel ini.
Kapan Harus Mengganti Bantal?
Menurut anjuran National Sleep Foundation, bantal sebaiknya diganti setiap 1-2 tahun sekali. Nggak hanya soal kenyamanan, mengganti bantal secara rutin turut memerhatikan soal kebersihan supaya tidak memicu penyakit seperti kulit gatal.
Namun, jangka waktu mengganti bantal tidur juga tergantung pada jenis bantal itu sendiri. Misalnya bantal dari bahan polyester dianjurkan diganti setiap 12-18 bulan sekali.
Untuk bantal bulu angsa dapat bertahan hingga dua tahun karena terbuat dari bahan premium. Bahkan kalau rutin dirawat dan dibersihkan maka bantal bisa dipakai hingga tiga tahun.
Sedangkan bantal memory foam dapat digunakan sekitar 2-3 tahun asal perawatannya tepat. Untuk bantal berbahan latex jauh lebih lama, yakni sampai 3-4 tahun kalau dirawat dengan baik.
Tanda-tanda Bantal Tidur Harus Diganti
Walau diklaim bisa bertahan selama bertahun-tahun, tapi terkadang bantal sudah rusak dan terasa kurang nyaman untuk dipakai. Dikutip dari situs Calm, ini tanda-tanda bantal tidur sudah harus diganti.
1. Leher dan Kepala Terasa Sakit saat Bangun Tidur
Bantal yang sudah kurang empuk bisa dirasakan ketika leher dan kepala terasa sakit saat bangun tidur. Itu tandanya bahan pengisi di dalam bantal sudah rusak sehingga tak mampu menopang leher dan kepala.
2. Tercium Bau
Nggak hanya kenyamanan, bantal tidur yang baik juga harus bersih. Kalau tercium bau dari bantal bisa jadi disebabkan keringat kepala saat tidur. Apabila ada banyak bercak-bercak cokelat biasanya disebabkan oleh air liur yang tumpah ke bantal.
3. Bentuk Bantal yang Terasa Bergelombang
Jika permukaan bantal tidur terasa seperti bergelombang, itu artinya isi bantal telah menggumpal di beberapa titik sehingga tidak nyaman lagi untuk digunakan.
Selain itu, bantal tidur yang tengahnya terasa kempes atau kopong juga menandakan kalau sudah harus diganti. Kondisi ini terjadi lantaran bantal selalu digunakan pada posisi yang sama bertahun-tahun, sehingga busanya tak mampu lagi menopang leher dan kepala.
Itulah tanda-tanda bantal harus diganti dengan yang baru. Semoga membantu!
Simak Video "Video: Tips Tidur Nyenyak Tanpa Leher Kaku Ala Menkes Budi"
(ilf/abr)