Salah satu cara untuk merawat rumah adalah dengan membersihkan dinding. Jangan kira dinding tidak kotor seperti lantai.
Manfaat membersihkan dinding cukup banyak, dari menjaga tetap estetis, mencegah munculnya pemicu alergi, memperpanjang masa pakai cat dinding, mencegah munculnya jamur dan lumut, hingga menjaga nilai rumah agar tidak turun.
Dinding tidak perlu dibersihkan setiap hari, kadang setahun sekali juga cukup. Selain itu, lihat juga lokasi dindingnya.
Dilansir Family Handyman, lokasi dinding yang cukup dibersihkan setahun sekali adalah ruang tamu dan kamar.
Sementara itu, dinding dapur dan kamar mandi waktu pembersihannya sebaiknya lebih sering. Sebab, kedua tempat ini merupakan area paling lembap di rumah dan mudah terkena minyak di udara.
"Debu yang biasanya jatuh ke lantai di sebagian besar ruangan akan menempel pada dinding yang lembap dan lengket akibat uap masakan atau mandi," kata Melissa Homer, konsultan kebersihan di Ecomaids seperti dikutip detikcom pada Kamis (4/6/2026).
Lalu, jika memiliki hewan peliharaan dan sering membuka jendela dalam kondisi lembap atau berasap, semua dinding rumah perlu dibersihkan lebih sering.
Cara Membersihkan Dinding
Terdapat beberapa jenis cat dan masing-masing memiliki karakteristik berbeda. Ketika dibersihkan, perlakuannya juga berbeda, berikut penjelasannya.
Cat Berbasis Air
Jika memakai cat berbahan dasar air bersihkan dengan sabun dan air hangat. Lalu peras hingga kering sebelum diusap lembut ke dinding.
Cat Datar atau Matte
Hasil cat yang satin dan eggshell perlu hati-hati ketika membersihkan. Hindari pemakaian bahan kimia keras atau penghilang lemak.
Langkah yang tepat adalah menggunakan spons yang telah direndam ke air hangat. Lalu, peras dulu hingga kering. Baru setelah itu usap dinding lembut, jangan digosok keras. Terakhir, lap dinding dengan kain mikrofiber yang kering.
Cat Mengkilap atau Semi Mengkilap
Untuk jenis cat satu ini biasa dipakai di kamar mandi dan dapur. Mengingat ruangannya mudah kotor dan lembap, cara membersihkannya bisa menggunakan pembersih kimia ringan karena dindingnya mudah kotor.
Ketika membersihkan, hati-hati ketika menggosok karena permukaannya mudah tergores. Sebaiknya gunakan spons yang lembut dan diusap perlahan.
Gunakan air hangat ketika merendam spons dan peras hingga kering sebelum diusap. Lap dinding dengan kain mikrofiber kering.
Itulah langkah-langkah membersihkan dinding, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)