Masalah yang kerap ditemui di area halaman adalah munculnya lumut dan tanaman liar. Hal ini merupakan perubahan yang wajar, terutama jika halaman rumah memakai paving block, semen expose, atau beton.
Mengingat lokasinya di luar ruangan, otomatis area tersebut terpapar panas, air, hingga suhu dingin. Lumut yang menyukai tempat yang lembap dengan mudah tumbuh di area tersebut.
Selain perubahan suhu, sebenarnya apa faktor yang menyebabkan lumut dan rumput liar tumbuh? Dilansir dari NY Pavers, penyebab lainnya adalah biji gulma yang terbawa angin, burung, dan lainnya. Biji yang mendarat di halaman rumah bisa tumbuh menjadi tanaman liar. Kemudian, biji gulma ini berkembang karena kelembapan dan sinar matahari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cara Efektif Membersihkan Lumut dan Rumput Liar
Menurut Rany Soetanto, seorang diaspora yang tinggal dan bekerja di Australia sebagai petugas kebersihan bersertifikat, cara untuk menghilangkan lumut di paving block, beton, dan semen expose adalah dengan memakai high water pressure.
Bentuknya seperti selang, tetapi dengan tekanan air berkekuatan tinggi. Tekanan ini membantu mengangkat lumut yang menempel tanpa perlu disikat. Namun, prosesnya penyemprotan harus merata dan sabar memegang selangnya.
Apabila susah untuk memakai high water pressure, NY Pavers punya cara lain, sebagai berikut.
1. Lapisi Paving dengan Lapisan Pelindung
Lapisan pelindung paving atau sealer paving dapat mencegah air meresap lebih banyak ke dalam celah. Dengan begitu lumut tidak akan tumbuh bebas Lapisan ini juga mampu melemahkan kemampuan biji gulma untuk menancap di sambungan. Sebaiknya, pilih lapisan pelindung yang sesuai dengan jenis paving, misalnya matte, wet-look, atau natural finish, dan ulangi aplikasi setiap 2-3 tahun agar tetap efektif.
2. Gunakan Penghambat Alami untuk Lumut dan Rumput Liar
Saat ini sudah banyak produk jitu untuk mencegah pertumbuhan lumut dan rumput liar. detikers bisa mencari referensi produk yang bagus dan aman dipakai. Caranya dengan mencari di sosial media atau bertanya kepada penjualanya.
Jika ingin membuat sendiri, tentu bisa dengan bahan yang mudah ditemukan. Bahannya adalah cuka, baking soda, dan air. Campurkan cuka dengan air hingga merata. Setelah itu, semprotkan langsung pada gulma atau lumut saat cuaca kering dan cerah agar hasilnya lebih efektif
Taburkan baking soda secara merata pada area yang ditumbuhi lumut. Biarkan selama beberapa hari hingga lumut mengering, lalu bersihkan dengan cara menyikat atau menyapu.
3. Gunakan Pasir Polimer untuk Mengisi Celah
Pasir polimer adalah campuran pasir halus yang mengandung bahan pengikat. Setelah disemprot air, pasir ini akan mengeras dan menciptakan sambungan yang kokoh. Hal ini membuat biji gulma sulit menancapkan akar di sela batu paving.
Cara pengaplikasiannya adalah dengan menyapukan pasir polimer ke celah paving, padatkan permukaan, lalu semprot dengan sedikit air untuk mengaktifkan bahan pengikat. Biarkan pasir mengering selama 24-48 jam. Setelah mengering, struktur paving akan lebih tahan erosi, lebih sulit dimasuki biji gulma, dan membantu mengurangi pertumbuhan lumut.
4. Rutin Menyapu dan Membersihkan Paving
Cara mudah mencegah pertumbuhannya adalah dengan rajin membersihkan area halaman dan memastikan tidak terlalu lembap. Sapu daerah yang dipasangi paving setidaknya tiga hari sekali. Gunakan sapu lidi ataupun sapu ijuk yang keras agar celah-celah paving juga terjaga bersih. Sesekali juga bersihkan dengan air, siram menggunakan selang untuk menghilangkan kotoran yang menempel.
Itulah beberapa cara membersihkan dan mencegah halaman berlumut, semoga membantu.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(aqi/das)










































