Saat ingin bangun rumah, sebaiknya bangunan rumah tidak menghabiskan seluruh lahan yang dimiliki. Salah satu bahayanya bisa menyebabkan banjir.
Membangun rumah dengan menghabiskan seluruh luas lahan yang dimiliki memang tidak diperbolehkan secara administratif karena ada rencana detail tata ruang (RDTR) yang di dalamnya terdapat beberapa parameter yang harus dipenuhi. Salah satu satunya koefisien dasar bangunan (KDB) atau persentase perbandingan antara luas seluruh lantai dasa bangunan dan luas lahan.
Kalau rumah dibangun dengan memakai seluruh luas lahan yang dimiliki, justru bisa menimbulkan bahaya, seperti kebanjiran. Itu karena tidak ada lagi tanah yang berfungsi sebagai resapan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada air hujan tidak bisa meresap ke dalam tanah akibatnya banjir. Fasilitas got kita nggak mampu untuk menampung semua debit hujan yang turun di muka bumi ini. Jadi memang sebaiknya air hujan diresapkan di dalam tanah sendiri," jelas Arsitek Denny Setiawan kepada detikcom, Jumat (13/2/2026).
Bahaya yang kedua, adalah cadangan air di dalam tanah menipis. Hal ini bisa menyebabkan sulitnya mendapat air bersih yang berasal dari air tanah.
"Kedua, akibat air hujan tidak bisa meresap ke dalam tanah, berarti cadangan air di dalam tanah menipis. Air menipis, nanti akan kesulitan air," ungkapnya.
Bahaya selanjutnya adalah tidak memiliki taman atau tanaman yang tumbuh di halaman sehingga memicu percepatan perubahan iklim.
"Otomatis dengan membangun (rumah) seluruh lahan kita, kita mempercepat terjadinya climate change, perubahan iklim, yang dampaknya kita tahu sendiri itu buruk," tuturnya.
Sementara itu, dilansir dari Instagram resmi Direktorat Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), ada berbagai manfaat jika bangun rumah sesuai dengan KDB dan koefisien lantai bangunan (KLB) atau sesuai dengan aturan yang berlaku.
Beberapa manfaatnya yaitu mencegah banjir dan panas berlebih, nyaman, memiliki ruang terbuka, serta menjaga keseimbangan tata ruang.
Itulah bahaya dari bangun rumah dengan memakai seluruh luas lahan yang dimiliki.
(abr/das)










































