Menyewa atau ngontrak rumah bisa menjadi opsi hunian andalan bagi yang belum siap beli rumah. Sebab, penyewa tak perlu pusing memikirkan cicilan rumah, cukup bayar uang sewa setiap bulan atau tahunan.
Opsi hunian ini biasanya lebih terjangkau daripada memiliki rumah. Hal ini pun membuat banyak orang nyaman ngontrak daripada beli rumah.
Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangan ngontrak rumah? Berikut ini penjelasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelebihan
Inilah nilai plus tinggal di rumah sewaan.
1. Biaya Lebih Rendah
Perencana keuangan Andy Nugroho mengatakan beli rumah memang opsi hunian terjangkau untuk jangka pendek. Biaya sewa kalau dihitung per bulan bisa sepertiga atau seperempat cicilan kredit pemilik rumah (KPR).
"Untuk jangka pendek memang akan lebih murah misalnya kita ngontrak sendiri aja dibandingkan beli rumah," kata Andy kepada detikProperti, Senin (5/10/2026).
2. Lokasi Bisa Lebih Strategis
Penyewa punya kesempatan tinggal di hunian di lokasi strategis, bahkan lokasinya bisa di tengah kota kalau menyewa rumah. Biaya sewa rumah lebih murah daripada beli rumah di kota besar yang harga propertinya sudah sangat mahal.
"Kita nyewa itu bisa lebih dekat dengan tempat kerja kita seperti di Jakarta," imbuhnya.
3. Biaya Perawatan Ditanggung Pemilik
Selain itu, penyewa biasanya tidak perlu menanggung biaya perawatan rumah. Jika ada kerusakan, cukup hubungi pemilik dan minta rumah diperbaiki.
4. Fleksibel Pindah Rumah
Menyewa rumah berarti penyewa tidak terikat pada satu lokasi. Kalau suatu hari harus pindah rumah, prosesnya cukup mudah dan cepat.
"Kalau kontrak tiba-tiba kontrakan kita kena banjir, kita dengan mudah cari kontrakan lain aja dengan cepat dan gampang bisa pindah. Kalau itu rumah sendiri mungkin repot nggak semudah itu juga (pindah)," jelasnya.
Kekurangan
Di sisi lain, ada beberapa kekurangan yang perlu diketahui penyewa rumah.
1. Tidak Dapat Aset
Jika memutuskan untuk sewa rumah dalam jangka waktu panjang, jangan harap mendapatkan aset. Uang sewa yang dibayarkan setiap bulan itu tidak menjadi kepemilikan properti.
"Kita kalau 20 tahun kontrak rumah mulu, ya uang yang kita keluarkan selama itu dalam tanda kutip hilang aja udah, nggak balik apapun," ujarnya.
2. Biaya Sewa Makin Mahal
Terpisah, Ketua Asosiasi Perencana Keuangan IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid mengingatkan bahwa biaya sewa rumah suatu ketika bisa semakin mahal. Dikhawatirkan pemilik rumah tidak mampu mengikuti kenaikan sewa sehingga terpaksa pindah.
"Kalau ternyata biaya sewanya makin lama makin naik, dia nggak mampu (bayar), dia harus cari tempat yang kepinggir (kota), malah sekolah anaknya pun harus pindah," kata Aidil.
Itulah kelebihan dan kekurangan menyewa rumah. Semoga membantu.
(dhw/das)
