Punya Rumah Belum Tentu Jadi Aset tapi Beban! Ini Penjelasannya

Punya Rumah Belum Tentu Jadi Aset tapi Beban! Ini Penjelasannya

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Senin, 05 Okt 2026 18:28 WIB
Ilustrasi beli rumah
Ilustrasi beli rumah. Foto: Getty Images/iStockphoto/ArLawKa AungTun
Jakarta -

Rumah sering dianggap sebagai aset alias modal atau kekayaan. Tapi, rumah tidak selalu menjadi aset yang menguntungkan, melainkan bisa menjadi beban bagi pemiliknya, lho.

Menurut perencana keuangan Andy Nugroho, rumah merupakan sebuah aset, tetapi bisa bersifat produktif atau beban. Rumah menjadi produktif kalau memberikan keuntungan finansial bagi pemiliknya. Lalu, rumah bisa juga menjadi aset beban karena tidak memberikan keuntungan, melainkan malah membuat pemiliknya sering mengeluarkan uang.

"Misalnya rumah kita tempati sendiri, kan kita bayar cicilannya tiap bulan sampai masa tenornya habis. Ketika kita nggak dapat apa-apa dari rumah ini dan kita keluarkan terus uang untuk nyicilnya tiap bulan, dia akan menjadi beban," kata Andy kepada detikProperti, Senin (5/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lagi pemilik rumah menanggung berbagai pengeluaran. Rumah itu biasanya ada biaya perawatan, biaya utilitas, cicilan kredit pemilikan rumah (KPR), iuran pengelolaan lingkungan (IPL), serta pajak tahunan.

Di sisi lain, rumah bisa menjadi aset jika dimanfaatkan untuk menghasilkan keuntungan. Caranya beragam, rumah bisa dijual kembali, disewakan, atau dijadikan tempat usaha.

ADVERTISEMENT

"Ketika rumah ini bisa memberikan stream income kepada pemiliknya, ya maka dia akan menjadi aset investasi," katanya.

Terpisah, Ketua Asosiasi Perencana Keuangan IARFC Indonesia Aidil Akbar Madjid mengatakan rumah yang ditempati adalah aset. Sebab, properti seiring berjalannya waktu akan bertambah nilainya.

"Rumah tinggal itu jelas-jelas aset. Kalau misalnya nggak tinggal di rumah, opsinya apa? Kontrak (rumah) kan keluarkan uang yang sama (seperti nyicil rumah)," ucap Aidil.

Ia menjelaskan uang yang digunakan untuk mencicil kredit pemilikan rumah (KPR) setiap bulan itu hasilnya berupa rumah. Berbeda halnya kalau mengontrak rumah, uang sewa itu bagaikan uang hilang lantaran tidak menghasilkan benda bernilai ekonomis.

Di samping itu, rumah akan menjadi beban jika pemiliknya kesulitan dan tidak mampu membayar cicilan rumah. Hal itu terjadi ketika pemilik membeli rumah yang harganya di luar kemampuan finansialnya.

"(Rumah menjadi) beban kalau dia (pemilik) memaksakan beli rumah di luar kemampuan dia membayar cicilan," tuturnya.

(dhw/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads