×
Ad

Tips Memadukan Interior Rumah Minimalis dan Dekorasi Tradisional Imlek

Ihfadzillah Yahfadzka - detikProperti
Jumat, 23 Jan 2026 19:10 WIB
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Memiliki rumah berdesain minimalis kerap menghadirkan dilema saat ingin mendekorasi untuk perayaan Imlek. Di satu sisi, ada keinginan menghormati tradisi dengan ornamen khas yang meriah. Namun di sisi lain, dekorasi Imlek cenderung ramai dan penuh warna bisa bertabrakan dengan estetika minimalis yang clean dan tenang.

Sebenarnya, kedua elemen ini sebenarnya bisa berpadu dengan harmonis! Kuncinya adalah menemukan keseimbangan yang tepat antara kehangatan tradisi dan kesederhanaan modern. Mari pelajari bagaimana memadukan keduanya dengan cara yang tetap indah, bermakna, dan tentunya tetap minimalis.

Prinsip Dasar Perpaduan Minimalis-Tradisional

Filosofi 'Less is More' dalam desain minimalis tetap bisa cocok jika dipadukan dengan dekorasi Imlek. Fokuslah pada kualitas daripada kuantitas dengan memilih sedikit dekorasi yang benar-benar bermakna, bukan menumpuk banyak ornamen yang membuat ruangan tampak penuh.

Tentukan focal point, misalnya area pintu masuk dengan lampion statement dan ornamen Fu, sementara area lain cukup diberi sentuhan halus melalui tekstil atau bunga.

Gunakan aturan 80:20, yaitu 80% warna netral dan 20% warna festive seperti merah atau emas, agar rumah tetap terasa lapang namun tetap bernuansa Imlek. Intinya, keseimbangan antara tradisi dan estetika minimalis dapat tercapai dengan pemilihan dekorasi yang tepat.

Strategi Pemilihan Warna

Warna merah sudah sangat lekat dengan simbol Imlek, tapi dalam dalam rumah minimalis bisa terlihat terlalu mencolok, untuk itu gunakan warna merah hanya sebagai aksen agar ruangan tidak terasa penuh.

Padukan merah dengan putih dan natural wood untuk tampilan yang modern namun tetap festive. Jika merah terasa terlalu mencolok, bisa diganti dengan warna alternatif seperti terracotta, burnt orange, atau dusty pink yang lebih lembut. Aksen emas juga dapat digunakan, tetapi secukupnya saja, lebih baik memilih finish matte atau brushed agar kesannya tetap elegan.

Prinsip utamanya adalah mempertahankan base warna yang netral dan menambahkan pop of color pada beberapa titik strategis. Dengan fokus pada 2-3 area aksen saja, ruangan akan terlihat lebih rapi, seimbang, dan tetap memiliki focal point yang jelas tanpa berlebihan.

Cara Memadukan Dekorasi

Dekorasi dengan nuansa Imlek Foto: Dok. Istimewa

1. Pilih Ornamen Desain Simpel

Desain yang simple menjadikan ornamen tampak clean dan tidak ramai. Misalnya Lampion, daripada memilih dengan motif detail dan rumbai rumbai bisa diganti dengan bentuk geometri sederhana seperti bulat, silinder, atau kubus dengan warna solid. Gunakan tipografi modern atau calligraphy yang simpel seperti karakter Fu (福) atau Chun (春). Pemilihan material juga harus dipertimbangkan, ornamen berbahan natural seperti kayu, bambu, linen, atau kertas berkualitas lebih mudah menyatu dengan estetika minimalis dibanding plastik mengkilap atau kain berpayet.

2. Gunakan Teknik Pengelompokan

Daripada menyebarkan ornamen kecil di seluruh rumah, lebih baik mengelompokkan dekorasi pada satu atau dua area utama. Misalnya, di meja dekat pintu masuk, dengan mengatur lampion kecil, vas bunga, dan satu karakter Fu. Gunakan rule of three tiga elemen dengan tinggi berbeda menciptakan tampilan menarik tanpa terasa penuh. Biarkan area lain tetap kosong, karena ruang kosong adalah elemen penting dalam desain minimalis.

3. Tekstil untuk Ubah Penampilan

Penggunaan Tekstil adalah cara paling mudah dan praktis untuk membawa suasana Imlek ke rumah minimalis. Cukup ganti sarung bantal dengan motif oriental sederhana atau warna keberuntungan. Tambahkan juga table runner merah atau emas di meja agar ruangan langsung terasa lebih meriah tanpa perubahan permanen. Kelebihannya adalah fleksibel, mudah dipasang dan dilepas, tidak merusak apa pun, dan bisa dipakai lagi tahun depan. Oleh karena itu tetap jadi pilihan yang hemat dan praktis.

4. Padukan dengan Furniture lama

Memanfaatkan furniture lama dinilai juga efektif untuk membuat dekorasi Imlek. Isi vas modern di meja bisa diganti dengan bunga plum atau narcissus, atau menambahkan ornamen imlek pada rak pajangan. Pilih karya seni bertema Imlek bergaya modern atau abstrak untuk menghubungkan tradisi dengan tampilan kekinian. Pencahayaan juga bisa berperan, gunakan lampion sebagai lampu suasana dan tambahkan susunan lilin sederhana untuk memberi kehangatan tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Persiapan dan Touch-Up

Sebelum mendekorasi, rapikan dan singkirkan barang yang tidak perlu agar rumah terasa bersih dan dekorasi Imlek bisa menonjol dan lakukan pembersihan menyeluruh. Selain soal tampilan, dalam tradisi Imlek ini juga bagian dari ritual membuang energi negatif tahun sebelumnya.

Fokuskan dekorasi pada area penting seperti foyer, ruang keluarga, dan ruang makan. Cukup satu elemen utama di foyer, tekstil dan centerpiece sederhana di ruang keluarga, serta table runner atau perlengkapan meja bernuansa Imlek di ruang makan.

Setelah membersihkan dan merapikan, manfaatkan momen ini untuk memperbaiki bagian rumah yang mulai kusam. Lapisan cat baru bisa memberi perubahan besar, EMCO LUX menawarkan pilihan warna lengkap serta hasil akhir yang rapi dan tahan lama untuk kayu maupun besi, cocok untuk membuat barang lama terlihat seperti baru. Bagian terpenting yaitu hindari dekorasi berlebihan, benturan warna, dan pemilihan ukuran ornamen yang tidak seimbang.

Gunakan dekorasi yang mudah dilepas atau memadukan dekorasi lama dan modern juga akan menciptakan karakter unik.

Terpenting dan paling utama, rumah tetap nyaman. Jika dekorasi terasa berlebihan dapat kurangi. Imlek adalah momen berkumpul dan merayakan keberuntungan rumah yang bersih, hangat, dan tertata dengan perhatian selalu lebih berkesan.




(akd/ega)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork