Siram Tanaman Pakai Air Hujan Lebih Baik daripada Air Keran, Kok Bisa?

Siram Tanaman Pakai Air Hujan Lebih Baik daripada Air Keran, Kok Bisa?

Almadinah Putri Brilian - detikProperti
Minggu, 15 Mar 2026 18:01 WIB
Siram Tanaman Pakai Air Hujan Lebih Baik daripada Air Keran, Kok Bisa?
Ilustrasi menyiram tanaman. Foto: Getty Images/iStockphoto/amenic181
Jakarta -

Menyiram tanaman di rumah perlu dilakukan agar tumbuhan bisa tetap hidup. Kalau tidak disiram, beberapa tanaman bisa layu dan mati.

Saat akan menyiram tanaman, biasanya air yang digunakan adalah air keran. Tapi, ternyata air hujan dianggap lebih baik dibandingkan air keran untuk menyiram tanaman. Kok bisa?

Dilansir dari situs resmi Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Buleleng, disebutkan bahwa air hujan mengandung nutrisi penting yang berperan dalam meningkatkan kesehatan dan kesuburan tanaman. Pertama, air hujan memiliki nutrisi alami bagi tanaman yaitu terdapat kandungan nitrogen (N) yang berperan untuk mendukung proses fotosintesis, magnesium (Mg) yang berperan meningkatkan efisiensi fotosintesis, dan Kalium (K) yang berperan untuk memperkuat sistem imun tanaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, air hujan memiliki pH ideal untuk penyerapan nutrisi tanaman yaitu sekitar 5,5 hingga 6,5. Kondisi tersebut mampu membantu tanaman untuk melarutkan mineral dalam tanah sehingga nutrisi lebih mudah diserap oleh akar.

Ketiga, meningkatkan ketersediaan air tanah. Keempat, meningkatkan kualitas tanah. Saat hujan turun, air hujan berperan dalam membersihkan tanah dari polutan dan garam berlebih yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Tak hanya itu, air hujan juga membantu menguraikan bahan organik dalam tanah sehingga meningkatkan kesuburan dan struktur tanah secara alami.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari The Spruce, koordinator tingkat negara bagian untuk Program Relawan Master Gardener Universitas Florida, Wendy Wilber, menyarankan untuk menampung air hujan dari sumber yang bersih untuk menyiram tanaman indoor.

Kalau di rumah memakai atap metal atau aspal, penghuni rumah bisa memasang sistem pengumpulan seperti tong air hujan untuk menampung air yang bisa digunakan untuk menyiram tanaman. Air hujan juga diperlukan untuk menjaga kesehatan tanaman karnivora, misalnya kantong semar dan venus flytrap.

Waktu yang Tepat untuk Menyiram Tanaman

Menurut Contractor Sales Manager di Irrigreen, Don Chouinard, dan founder Seed to Sanctuary, Sara Rubens, waktu yang tepat untuk menyiram tanaman adalah pada pagi hari atau sore menjelang malam hari.

"Waktu yang lebih baik untuk menyiram adalah pagi hari, antara pukul 5 pagi dan 9 pagi, ketika suhu lebih dingin dan angin biasanya lebih tenang. Ini memungkinkan air meresap lebih dalam dan membantu tanaman tetap terhidrasi sepanjang hari," kata Rubens, dilansir dari The Spruce.

Perlu dicatat, menyiram tanaman pada malam hari memiliki risiko penyakit jamur karena daun tanaman menjadi lembap semalaman.

Selain pada waktu tersebut, menyiram tanaman juga bisa dilakukan ketika tanah tanaman sudah kering.




(abr/ilf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads